
Beasiswa KNB
Beasiswa KNB adalah program Pemerintah Indonesia bagi mahasiswa dari negara berkembang untuk…
Selama lima abad Makassar menyambut pelaut dari seberang lautan. Kini, UMI menyambut mahasiswa, akademisi, dan mitra dari setiap benua — untuk belajar, meneliti, dan bertumbuh bersama.
Program gelar, beasiswa KNB & UISA, serta tahapan pendaftaran.
SelengkapnyaSummer course, short course, magang, dan transfer kredit.
SelengkapnyaIISMA, pertukaran, magang, dan pendampingan mobilitas keluar.
SelengkapnyaMoU/MoA, riset bersama, dosen tamu, dan mobilitas staf.
Selengkapnya
Beasiswa KNB adalah program Pemerintah Indonesia bagi mahasiswa dari negara berkembang untuk…

UMI menawarkan program sarjana bagi mahasiswa internasional; halaman ini memuat dokumen…

UMI menawarkan program magister (4 semester) dan doktoral (8 semester) bagi mahasiswa…

Summer Course Internasional 2023 di UMI menyediakan beasiswa parsial bagi 20 mahasiswa sarjana…

UMI menyambut mahasiswa internasional untuk mengikuti program kursus singkat; halaman ini memuat…

IISMA adalah beasiswa kementerian untuk mendanai mahasiswa Indonesia belajar satu semester di…

UMI menerima mahasiswa magang, sebagian besar dari Eropa; halaman ini memuat dokumen…

UMI menerima peneliti, dosen, dan profesor internasional untuk berkolaborasi dalam penelitian…
Setiap garis adalah sebuah hubungan — ruang kelas yang dibagi, laboratorium yang dikunjungi, mahasiswa yang disambut. Jelajahi universitas dan institusi yang berlayar bersama UMI.
Jelajahi jejaring kamiKisah kolaborasi, mobilitas, dan persahabatan dari kampus kami di Makassar.

Makassar, 27 Oktober 2026 – Tim Kementerian melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pengelolaan Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB)





Video profil singkat yang memperkenalkan Universitas Muslim Indonesia — kampus, komunitas, dan lingkungan akademiknya.

Masyarakat Bugis–Makassar mewarisi nilai-nilai yang membentuk cara kami memuliakan setiap tamu. Nilai inilah kompas komunitas internasional kami.
Setiap orang dihormati sebagai manusia seutuhnya — apa pun bangsa, keyakinan, dan bahasanya.
Kami saling meninggikan. Perbedaan dirayakan, tidak pernah direndahkan.
Sahabat yang peduli berkata jujur — saling menuntun menuju kebaikan.
Siri’ adalah harga diri; pacce adalah merasakan derita orang lain sebagai derita sendiri. Keduanya menjadikan tamu sebagai keluarga.
Phinisi — kapal layar bertiang dua khas Sulawesi Selatan — mengingatkan kita bahwa ilmu, seperti niaga, berlayar paling jauh bila dibangun bersama. Seni pembuatannya diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda (2017).
Falsafah “segi empat” tentang manusia yang seimbang dan utuh — motif yang Anda lihat di seluruh situs ini.
Seruan keberanian khas Makassar: “berani, majulah!”
Makassar adalah gerbang Indonesia Timur: kota maritim dengan kuliner laut, senja, sejarah, dan keramahan yang hangat.
Sejak hari pertama, buddies saya memperlakukan saya seperti keluarga. Sipakatau bukan sekadar kata di sini — Anda merasakannya di setiap kelas dan setiap hidangan.
Makassar mengajari saya membangun dari apa yang ada. Dosen-dosen saya mendukung ide riset saya hingga menjadi produk nyata.
Enam bulan di Makassar: kerja laboratorium sungguhan, orang-orang yang hangat, dan senja terbaik di Losari. Saya pulang membawa sahabat seumur hidup.
Kuliah di universitas Islam yang menyambut semua orang dengan hormat memberi saya kepercayaan diri untuk bertumbuh.
Tim kami siap menjawab pertanyaan seputar pendaftaran, beasiswa, visa, dan kemitraan.