Sekarang di Makassar --:-- WITA · UTC+8
Mahasiswa Internasional

Hidup di Makassar

Kuliner, destinasi, budaya, iklim, dan tips praktis bagi mahasiswa dan akademisi internasional yang tinggal di Makassar, Sulawesi Selatan.

Makassar, ibu kota Sulawesi Selatan, adalah kota terbesar di Indonesia Timur sekaligus gerbang bersejarahnya. Dahulu menjadi pusat Kesultanan Gowa–Tallo dan pelabuhan internasional yang ramai, kini Makassar adalah kota pesisir yang hidup, tempat tradisi dan kehidupan modern bertemu — serta rumah yang hangat bagi mahasiswa dari seluruh dunia.

Nilai kami: cara Makassar menyambut Anda

Masyarakat Bugis–Makassar memegang prinsip Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakalebbi (saling menghargai), dan Sipakainga (saling mengingatkan). Bersama Siri’ na Pacce — harga diri dan solidaritas yang mendalam — nilai-nilai ini membentuk cara civitas UMI memperlakukan setiap tamu sebagai keluarga.

Cita rasa Makassar

  • Coto Makassar — sup daging berbumbu kaya rempah, disantap dengan ketupat.
  • Konro — iga sapi bakar atau berkuah dengan kaldu yang harum.
  • Pallubasa — sup daging yang mengenyangkan, sering disajikan dengan kuning telur mentah.
  • Pisang Epe — pisang bakar yang dipipihkan dengan saus gula merah, camilan favorit di Pantai Losari.
  • Es Pisang Ijo — pisang berbalut adonan hijau, disajikan dengan saus santan dan es serut.

Tempat untuk dijelajahi

  • Pantai Losari — kawasan tepi laut kota yang terkenal dengan senjanya.
  • Benteng Rotterdam — benteng abad ke-17 dan museum di jantung kota.
  • Masjid 99 Kubah — ikon megah di kawasan pantai Losari.
  • Rammang-Rammang (Maros) — menara karst dan kampung sungai sekitar satu jam dari kota.
  • Pulau Samalona dan Kepulauan Spermonde — pulau berpasir putih untuk snorkeling, dapat dicapai dengan perahu.
  • Pelabuhan Paotere — tempat perahu kayu tradisional, kerabat phinisi, masih berlabuh.

Informasi praktis

  • Zona waktu: WITA (Waktu Indonesia Tengah, UTC+8).
  • Iklim: tropis, sekitar 24–32 °C; musim hujan umumnya berlangsung November hingga April.
  • Mata uang: Rupiah (IDR). ATM dan pembayaran QRIS tersedia luas.
  • Transportasi: aplikasi transportasi daring (mobil dan motor), taksi, dan angkutan kota pete-pete.
  • Bandara: Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG), sekitar 30–40 menit dari kampus.
  • Nomor darurat: 112.
  • Ibadah: sebagai universitas Islam, UMI memiliki masjid di kampus; Makassar adalah kota majemuk dengan rumah ibadah berbagai agama.

Ada pertanyaan seputar kedatangan di Makassar? Tanyakan kepada tim KUI — kami siap membantu.

Ada pertanyaan? Tim kami di Makassar siap membantu.

Tanyakan soal pendaftaran, beasiswa, visa, atau kemitraan — kami biasanya membalas dalam dua hari kerja.